Sabtu, 28 Juli 2012

Mari Mengajar ala Forkoma


Lebak - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa dan Alumni (Forkoma Banten) mengadakan program Mari Mengajar di SDN Hariang II, Desa Hariang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 14-18 Juli 2012.
Mahasiswa tersebut berasal dari beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gajah Mada, Institut Pertanian Bogor, UIN Syarif Hidatullah, UPI Bandung, Universitas Negeri Jakarta, dan Untirta. Tujuan diadakannya kegiatan ini merupakan bentuk penjalanan Tridharma Perguruan Tinggi yakni, Pengabdian pada Masyarakat.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap pendidikan, khususnya di Banten. Sekaligus pengabdian pada masyarakat yang merupakan salah satu isi dari tridharma perguruan tinggi,” ujar koordinator program, Alfi Fudhola.
Abdul Kholik, Kepala Sekolah SDN Hariang II sangat berterimakasih dengan kehadiran mahasiswa yang telah membantu kegiatan belajar mengajar. “Semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat untuk siswa-siswa di sekolah ini, dan semoga di lain waktu adik-adik mahasiswa dapat mengajar lagi di sekolah kami,” paparnya.
Sementara itu Wapresma BEM Untirta, Willy Widha Anasyaro yang ikut dalam kegiatan ini mengungkapkan pengalaman yang sangat berkesan selama menjadi tenaga pengajar di SDN Hariang II. “Banyak makna yang saya dapatkan selama mengikuti kegiatan ini, salah satunya menumbuhkan kepedulian kita sebagai mahasiswa dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi. Dan semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa bermanfaat untuk kita dan masyarakat Banten umumnya,” tegasnya.
Selain mengajar, mahasiswa yang tergabung dalam Forkoma Banten ini juga mengadakan tensi darah gratis dan bakti sosial berupa buku dan baju layak pakai. Di malam inagurasi beberapa siswa yang mewakili kelasnya tampil dalam pentas seni yang dipersembahkan untuk masyarakat Desa Hariang. Acara semakin meriah ketika perguruan silat dari desa setempat tampil ke atas pentas menampilkan kesenian pencak silat sebagai kesenian asli bangsa Indonesia.
Stela Ginari, salah satu relawan yang ikut dalam kegiatan ini mengungkapkan pengalamannya selama mengikuti kegiatan ini. "Sangat berkesan, harus ada lagi, kalau bisa setiap bulan diadakan. Pokoknya seru banget," Ungkapnya disertai senyum semangat. (Tomz)

Tidak ada komentar: